Sona Maulida: Cawabup Muda, Cerdas, Saleh, dan Mencintai Purwakarta

Sona Maulida Roemardhie/Net

taktis.co – Purwakarta, sebuah kabupaten dengan akar sejarah dan budaya yang kuat, kini memasuki babak baru. Di tengah riuhnya Pilkada 2024, muncul sosok muda yang siap memikul tanggung jawab besar sebagai calon Wakil Bupati, dia adalah Sona Maulida Roemardhie.

Dengan visi Kerja Bareng Bangun Purwakarta Berkah, Kang Haji Sona menegaskan tekadnya untuk membawa tanah kelahirannya ini menuju perubahan yang nyata, berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan juga kebersamaan.

Lahir di Purwakarta pada 29 Januari 1979 lalu, Haji Sona adalah figur yang sangat mencintai tanah kelahirannya. Ia menjalani masa pendidikannya dari bangku TK hingga MA di Purwakarta. Mulai dari TK Bhayangkara, SDN A. Yani VI Cipaisan, SMPN 3 Purwakarta, hingga MA Al Mutohar di Plered, Sona tumbuh besar di tengah masyarakat yang sederhana dan religius.

Masa remajanya dilanjutkan di Pondok Pesantren Cipasung, lembaga yang turut membentuk pribadinya menjadi sosok yang saleh. Sona menamatkan pendidikannya di SMU Islam Cipasung Tasikmalaya, kemudian menyelesaikan program strata I di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Saya ingin memajukan tanah kelahiran saya, Purwakarta. Maka saya wakafkan diri saya, jiwa raga saya, waktu tenaga pikiran saya untuk kemajuan Purwakarta,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Penggalan kalimat ini bukan sebatas retorika politik, tetapi memang lahir dari cita-cita luhur Sona Maulida Roemardhie sejak dulu, sekembalinya ke Purwakarta setelah menuntut ilmu di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sona adalah pemuda yang energik, cerdas, dan saleh, yang tumbuh dari akar yang kuat. Asli putra daerah, yang mencintai Purwakarta. Ia dikenal di masyarakat sebagai politisi muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Bila dikerucutkan, tiga kata yang menggambarkan sosok Kang Haji Sona adalah Nyantri, Nyakola, Nyatria.

Sosoknya yang dikenal Nyantri, Nyakola, Nyatria inilah yang menjadi alasan mengapa ia dipercaya menjadi Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purwakarta. Dengan visi besar, Haji Sona bercita-cita mewujudkan Purwakarta sebagai Kota Santri.

“Purwakarta sejak dulu dikenal sebagai kota santri, kotanya pelajar yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Kini, saatnya kita menguatkan identitas ini sambil bergerak maju untuk menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Sebagai Ketua PKB Purwakarta, Kang Sona memahami betul dinamika politik dan sosial di wilayahnya. Ia menyadari bahwa perubahan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diusahakan melalui kerja keras, kolaborasi, dan niat yang tulus. Lewat visi Kerja Bareng Bangun Purwakarta Berkah, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang maju.

Energinya yang tak pernah surut terlihat dari bagaimana ia sering turun langsung ke lapangan, berbincang dengan warga, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan solusi yang nyata.

Bagi Kang Sona, masa depan Purwakarta bukan hanya tentang infrastruktur atau ekonomi semata, melainkan juga tentang memupuk akhlak. “Saya ingin setiap anak muda di Purwakarta tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga berakhlak saleh. Sehingga semakin maju Purwakarta maka semakin berkah,” kata Kang Sona.

Dengan usia yang relatif muda dan pengalaman yang matang, kehadiran Kang Haji Sona Maulida Roemardhie di Pilkada Purwakarta membawa harapan baru untuk masa depan Purwakarta.

Langkahnya maju sebagai calon Wakil Bupati di Pilkada 2024 lahir dari panggilan hati untuk membangun tanah kelahirannya. Hanya waktu yang akan menjawab apakah visi besar seorang Sona Maulida akan terwujud.

Namun satu hal yang pasti, Purwakarta kini memiliki putra daerah asli yang bukan hanya mencintai, tapi juga siap memperjuangkannya dengan segenap hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *