taktis.co – Secara umum Indonesia, dan khususnya Kabupaten Purwakarta, kedepan memiliki tantangan yang cukup besar dalam hal upaya pemenuhan ketahanan pangan karena kondisi wilayah dan pertumbuhan penduduknya yang terus bertambah.
Oleh karena itu desa-desa di wilayah Kabupaten Purwakarta khususnya, harus bersiap-siap melaksanakan langkah-langkah pencegahan krisis pangan dengan terus memberdayakan petani yang ditunjang dengan alat-alat pertanian yang memadai. Karena tingginya tingkat krisis pangan akan berdampak besar pada aspek kesehatan, terutama terkait dengan pemenuhan gizi.
Demikian disampaikan Bakal Calon Bupati Purwakarta, Yadi Rusmayadi disela-sela kunjungan, sosialisasi dan silaturahmi dengan warga desa di Kecamatan Pondoksalam, Purwakarta, Sabtu 03 Agustus 2024.
“Pemerintahan yang pro terhadap petani dengan prodak pertaniannya, sangat penting diupayakan untuk mencegah daerah kita mengalami krisis pangan. Meskipun saat ini program ketahanan pangan yang berasal dari dana desa masih bergulir, namun idealnya pemerintah di tingkat kabupaten juga harus tetap bisa berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah para petani dengan segala problematikanya,” kata Kang Yadi, kepada awak media.
Kang Yadi mengungkapkan, secara geografis, luas wilayah Kecamatan Pondoksalam adalah sekitara 37,33 kilometer persegi. Kecamatan yang terdiri dari 11 desa ini, jika dilihat berdasarkan tipologi desa, maka mayoritas desa di Kecamatan Pondoksalam berada pada hamparan yang didominasi oleh areal persawahan dan ladang. Adapun daerah yang berada pada perbukitan, yaitu Desa Bungurjaya, Pondokbungur dan Desa Galudra.
“Hal ini menjadikan bidang pertanian jadi andalan wilayah ini. Tentu saja kondisi ini juga harus ditunjang dengan regulasi yang nantinya berpihak kepada para petani dan masyarakat di wilayah ini,” ujar Kang Yadi.
Mantan Pejabat di Pemrov DKI Jakarta itu juga mengungkapkan bahwa ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat diharapkan mampu menekan angka inflasi di daerah. Karena dengan jaminan ketersediaan pangan maka harga-harga bisa terkendali dan bisa dijangkau masyarakat.
“Ketersediaan pangan di daerah juga merupakan salah satu cara untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Untuk itu, diperlukan peningkatan sumber daya petani dan pemerintah harus terus berkomitnen untuk memberikan bantuan alat-alat mesin pertanian. Nah dalam hal ini pemerintah hadir untuk para petani. Jika kelak saya terpilih, saya pastikan saya akan tetap hadir diantara petani dengan berbagai kebutuhannya,” demikian Kang Yadi Rusmayadi.








