taktis.co – Selain mengunjungi warga di desa-desa hingga pelosok, Bakal Calon Bupati Purwakarta, Yadi Rusmayadi juga melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan lain seperti menggelar pasanggiri pencak silat hingga berdiskusi dengan serikat buruh di Purwakarta.
Teranyar, bertempat di Cafe Kuya, Bungursari, Sabtu, 06 Juli 2024, Yadi dan sejumlah relawan menggelar diskusi dengan para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta.
CEO Sate Maranggi Haji Yetty itu juga mengungkapkan bahwa salah satu program prioritasnya adalah mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Purwakarta.
“Kabupaten Purwakarta merupakan daerah yang ketiga di Jawa Barat dan daerah ke 21 di Indonesia yang telah membentuk program terpadu yang melibatkan sejumlah kementerian. Tinggal nanti bagaimana pemerintah daerah mengimplementasikan program tersebut secara berkelanjutan,” kata Kang Yadi.
Menurutnya, pembangunan daerah juga harus diletakkan pada dimensi manusia dan kemanusiaannya, lebih khusus lagi para pekerja disektor apapun.
“Sudah sejauh mana pembangunan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya? Sebab, disadari atau tidak, aksi pembangunan pada rentang waktu sekurang-kurangnya 10 tahun ke belakang masih terkonsentrasi pada isu infrastruktur. Sementara untuk pembangunan SDM, masih jauh dari kata cukup,” ujarnya.
Kata Kang Yadi, bagaimanapun, hasil-hasil fisik yang tampak itu adalah wujud nyata aksi pembangunan yang perlu diapresiasi. Dalam hal ini, tak dapat ditampik bahwa Kabupaten Purwakarta mengalami lompatan signifikan dari sisi infrastruktur.
“Namun, diwaktu yang sama, capaian tersebut tidak serta-merta menjawab tujuan inti pembangunan itu sendiri, yaitu soal kesejahteraan rakyat Purwakarta. Hal ini yang nanti bakal jadi salah satu fokus kita untuk Pembangunan Purwakarta ke depan,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Kang Yadi juga menggelar silaturahmi dan sosialisasi dengan warga di Kecamatan Sukatani, tepatnya di Desa Liung Gunung, Cibodas dan Kampung Randiah. Blusukan juga berlanjut ke Desa Pasir Angin, Desa Neglasari, Desa Nanggewer dan Desa Sindangsari, Kecamatan Darangdan. ***








